Saat repiu..repiu kembaliii....Selama saya mentok ide buat nulis apa, tapi ga mau membiar blog ini ga ada isinya. Jadilah aku akan merepiu2 *tukang repiu XD
Yang apes kena repiu oleh bumil kali ini adalah vendor souvenir. Untuk menyusun sebuah acara wedding adalah hal yang paling bikin pusing. Soalnya pasti ada aja halangan n rintangan n ujungnya berantem *hueks. Kayak masalah supenir ini. Aku ga pengen wedding souvenir yang terlalu mainstream banget. Kayak gunting kuku lah, atau setidaknya packaging nya yang unik dan lagi2 ga mainstream. Sementara di jogja-solo udah aku ubek2 ga ada yang mencolok mata dan memikat hari *cuileh. Nemunya ada beberapa vendor yang oke di jakarta. TAPI, lagi2 mamak ga setuju. Disuruhnya lagi nyari dijogja. Padahal aku hanya punya waktu kurang dari 4bulan untuk merencanakan wedding, dan lokasiku sementara di jakarta dan walhasil bikin aku PP JKT-SOC 2minggu sekali. PUSIANG.CAPEK.BOKEK.
Kuputar2 itu jogja dan solo buat nyari vendor supenir. Kepasar, cari ke WO dan lain lain. Tapi again, terlalu mainstream dan ga unik gitu. Udah gitu si mamak mikir ngurus supenir itu bisa nanti2. BAH. 1.5 bulan sebelum hari-H habis sudah kesabaranku. Pas pacar ke jakarta, bawa mobil langsung kubawa ke vendor Fine Souvenir di kawasan Kelapa Gading. Bener kan aku langsung jatuh hati sama vendor ini. Aslik lucu2 dan bagus2 dengan harga yang murmer. Setelah konsul dengan salah satu mbak2 CS disana, aku kepengen bianget sama mug ini
